✍🏽RINGKASAN MATERI
Pernah kepikiran nggak, gimana caranya agama Islam yang awalnya dari Jazirah Arab bisa menyebar luas banget di kepulauan Indonesia yang kita tinggali ini? 🤔 Nah, ternyata prosesnya itu keren banget, lho! Islam masuk dan berkembang di Nusantara ini kebanyakan lewat cara damai, penuh kebijaksanaan, dan cinta 🥰. Siapa dong aktor utamanya? Yap, mereka adalah para tokoh ulama! Bab ini bakal ngajak kita kenalan lebih jauh sama peran penting para ulama ini dalam menyebarkan ajaran Islam di Indonesia.
YANG AKAN KALIAN PELAJARI
Mengenal tokoh ulama penyebar Islam di Indonesia
Kunci sukses dakwah Islam di Indonesia
Strategi merangkul masyarakat untuk memeluk Islam dan penyebarannya di Indonesia
YANG HARUS KALIAN INGAT
Jadi, kenapa sih kita perlu banget belajar ini semua? 🤔 Intinya, dengan memahami perjuangan dan cara cerdas para ulama menyebarkan Islam di Nusantara, kita nggak cuma jadi lebih kenal sama sejarah dan akar budaya bangsa kita sendiri 🇮🇩, tapi juga belajar betapa pentingnya sikap bijaksana, damai, dan menghargai perbedaan saat berinteraksi 😊. Kisah mereka yang penuh dedikasi dan akhlak mulia itu bisa jadi inspirasi keren buat kita jadi pribadi yang lebih baik, sekaligus ngasih pelajaran berharga tentang cara menyebarkan kebaikan dengan santun dan kreatif di zaman sekarang ini 💪
💡STRATEGI BELAJAR
PENGANTAR PEMBELAJARAN
Mari kita mulai dari diri sendiri dengan melakukan beberapa aktivitas dan menjawab pertanyaan berikut.
Kita mulai dengan 'charge' spiritual, tadarus bareng QS An-Nahl: 125
Bagaimana caranya mengajak orang lain kedalam kebaikan tapi tidak membuat mereka tersinggung?
Ayat yang kita baca tadi, kira-kira memberikan informasi apa saja ya?
Di Media Sosial, pernahkah kalian melihat orang yang 'ngajak' pada kebaikan dengan cara yang 'adem'? Siapa dia? Bagaimana caranya 'ngajak'?
Sebaliknya, di lingkungan sekitar, pernahkan kalian temui orang yang 'ngajak' kepada kebaikan dengan cara yang 'panas' dan bikini males? Bagaimana perasaan kalian?
MENGAPA INI HARUS DILAKUKAN?
Biar kita sadar kalau cara dakwah itu ada seninya, dan Al-Qur'an udah kasih panduan keren. Plus, kita kaitin langsung sama pengalaman kita, biar lebih 'klik' sama konsep moderasi dan dakwah bil hikmah.
AYO BERKOLABORASI
Kini kalian sampai pada bagian ke 2️⃣dalam strategi belajar ini, yakni Observasi🔎. Pada bagian ini kalian akan dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil, tujuannya adalah membangun kesiapan dalam bekerjasama dengan orang lain💪. Yuk, kita mulai membentuk kelompok dengan didampingi guru pengajar🧑🏫. Silakan duduk bersama dengan kelompok kalian masing-masing.
APA YANG HARUS DILAKUKAN DI DALAM KELOMPOK?
Setelah kalian bersama dengan kelompok masing-masing, lakukan beberapa langkah berikut secara berurutan ya ...
Tunjuklah satu orang di dalam kelompok untuk menjadi koordinator kelompok☝️
Tunjuk pula teman kalian lainnya untuk berperan sebagai: 1️⃣sekretaris, 2️⃣presenter dan 3️⃣dokumentasi serta peran lain yang kalian anggap penting
Pastikan semua anggota di dalam kelompok memiliki peran masing-masing, tidak ada yang nganggur ya😆
JELAJAH VISUAL DAN POTENSI LOKAL
Bersama dengan anggota kelompok masing-masing, kalian akan melakukan observasi pada dua poin penting berikut:
Tur Virtual "Akulturasi"
Carilah 4 foto di internet yang menggambarkan akulturasi Islam dan budaya masyarakat (misal: arsitektur masjid kuno, seni ukir kaligrafi, wayang kulit, tradisi sekaten dan lain sebagainya).
Cetak foto tersebut dan tempelkan pada kertas HVS, jadikan dua halaman. Beri ruang pada halaman HVS untuk menuliskan 'caption' dan penjelasan hasil diskusi
Diskusikan hasil temuan dengan teman di dalam satu kelompok, dan tulis hasilnya
Beri 'caption' dan penjelasan singkat pada masing-masing gambar yang ditemukan dengan mengacu pada pertanyaan berikut: "Apa yang unik dari perpaduan dalam gambar atau video yang kalian temukan?"
Jelaskan secara singkat di depan kelas dengan bergantian
"Intip" Budaya Lokal
Adakah jejak serupa tentang akulturasi budaya dengan Islam di Daerahmu? Coba telusuri dan diskusikan dengan teman dalam satu kelompok
Sajikan hasil penelusuran dalam bentuk penjelasan disertai gambar (jika memungkinkan). Cetak dan tempelkan di kertas HVS
Beri 'caption' dan penjelasan singkat dengan mengacu pada pertanyaan berikut: "Apa yang unik dari perpaduan dalam gambar atau video yang kalian temukan?"
Jelaskan bersama dengan hasil pada bagian "Tur Virtual Akulturasi".
MENGAPA INI HARUS DILAKUKAN?
Kita 'lihat' langsung bukti-bukti keren gimana Islam bisa 'nyeni' banget 😍berpadu sama budaya lokal👍. Ini bikin kita kagum sama kearifan masa lalu🤩. Terus, kita coba kepo, jangan-jangan di daerah kita juga ada harta karun tersembunyi kayak gini😍
🇮🇩YUK, BACA DAN AMATI
Selamat, ya😍 kalian telah sampai di bagian 3️⃣ strategi belajar bab 10, yakni Dalami Materi. Pada bagian ini kalian akan membaca dan memahami materi melalui teks, video, dan ilustrasi lainnya tentang gadab dan gibah. Siap mendalami materi ? KLIK DI SINI
DETEKTIF ULAMA'
Kegitan berikut dilakukan secara berkelompok ya, sesuai dengan kelompok masing-masing. Kali ini kalian akan menjadi 'Tim Detektif' yang akan mencari tahu secara mendalam peran tokoh ulama Jawa dalam menyebarkan Islam di Indonesia. Kita akan fokus pada peran Wali Songo, ya. Perhatikan beberapa ketentuan berikut:
Tentukan 1-2 orang Wali Songo yang akan kalian jadikan bagian dari misi ini
Telusuri kisah hidup dan perannya dalam penyebaran Islam di Indonesia. Sebagai panduan, pertanyaan berikut dapat menjadi 'rambu-rambu' bagi kalian agar tidak tersesat:
Siapa nama aslinya, dari mana ia berasal dan bagaimana kisah hidupnya?
Apa 'jurus' khas yang digunakannya dalam berdakwah? Bagaimana dia menggunakan 'jurus' tersebut?
Temukan buktinya bahwa ia menggunakan strategi tadrij dan adamul kharaj dalam berdakwah.
Tuliskan nilai moderasi dan keteladanan yang dapat dijadikan pelajaran dan praktik dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang paling 'keliatan' dari dia?
Tuliskan hasilnya dalam bentuk laporan menarik (infografis, laporan sederhana, gallery walk dan sejenisnya)
Hasil kerja kelompok akan dipresentasikan pada pertemuan berikutnya pada sesi Elaborasi
MENGAPA INI HARUS DILAKUKAN?
Saatnya kenalan lebih dalam sama 'The Avengers'-nya dakwah Nusantara! Kita nggak cuma hafal nama, tapi bongkar cara kerja mereka yang super bijak (Tadrij & 'Adamul Haraj). Kalian jadi detektif sejarah yang aktif mencari bukti moderasi dari kisah para wali.
Pertemuan 2
DISKUSI TAJAM: DULU, KINI DAN NANTI
Show Up hasil Investigasi
Setiap kelompok menyampaikan hasil investigasi pada pertemuan sebelumnya (alur Dalami Materi) melalui presentasi singkat
Setiap kelompok menyiapkan umpan balik berupa dua pertanyaan yang dan satu masukan atau saran terkait dengan konten yang disajikan dan materi yang terdapat di dalam konten
Setelah presentasi selesai, kelompok memberikan kesimpulan singkat
Debat Mini dan Diskusi Kritis
Kenapa sih Sunan Kudus sampai ngelarang nyembelih sapi? Apa untungnya buat dakwah? Ini nunjukkin nilai moderasi apa?
Lihat Menara Kudus atau Wayang Kalijaga. Itu kan campur aduk banget sama budaya lama. Kenapa para wali nggak bikin yang 'murni' Islam aja? Apa pelajaran Tawazun-nya?
Di daerah tempat kalian tinggal sekarang, tantangan terbesar buat jaga kerukunan antar umat/budaya itu apa? Gimana semangat Tadrij & 'Adamul Haraj bisa bantu kita hadapi itu?
MENGAPA INI HARUS DILAKUKAN?
Biar nggak cuma 'tahu', tapi 'paham' dan bisa 'menilai'. Kita asah otak buat analisis kasus, bandingin masa lalu dan masa kini, dan cari solusi bareng-bareng. Ini latihan keren buat jadi pemikir kritis yang moderat!
PROYEK MINI #WarisanModerat
Yuk, kita warisi semangat dakwah keren para ulama! Kita akan bikin satu ide aksi/kampanye mini di sekolah yang nunjukkin nilai moderasi (pilih satu: toleransi, damai, hargai budaya lokal, anti hoax, anti SARA) dengan cara yang kekinian dan nyambung sama kita. Aktivitas ini dilakukan individu ya, tidak berkelompok. Perhatikan ketentuan berikut:
Buatlah poster digital dengan menggunakan aplikasi yang sudah kalian kuasai (Canva, dll). Kalian juga dapat membuat poster dengan cara manual lalu menjadikannya digital dengan cara difoto atau scan.
Poster berisi kampanye nilai moderasi (pilih satu: toleransi, damai, hargai budaya lokal, anti hoax, anti SARA)
Unggah poster di grup FB Ruang Belajar PAI. Tuliskan 'caption' pada unggahan sebagai bentuk pesan dan ajakan kampanye sosial kebaikan, jangan lupa menuliskan identitas, ya.
Tag (tandai) akun guru pengajar agar karya kalian dapat dinilai
MENGAPA INI HARUS DILAKUKAN
Ini puncak pembelajarannya! Ubah kekaguman jadi aksi. Kalian diajak jadi 'penerus' Wali Songo di era digital, menyebarkan pesan damai dan moderat dengan cara kalian sendiri yang kreatif. Buktiin kalau moderasi itu nggak jadul!
APPRECIATION MOMENT
Kalian telah melihat poster dan karya kelompok, menyimak presentasi kelompok dan berdiskusi hingga sampai pada langkah ini. Sebagai bagian dari penilaian. Yuk jawab beberapa pertanyaan berikut:
Menurut kalian, diantara banyak karya poster, karya siapakah yang paling 'keren' dan 'ngena' banget?
Mengapa kalian memilih karya tersebut? Apa sih alasannya?
NGOBROL DARI HATI KE HARI
Pada tahap ini, kalian akan melakukan refleksi pembelajaran terhadap materi yang telah dipelajari. Sebagai panduan dan rambu-rambu kalian dapat menjawab pertanyaan berikut:
Setelah belajar semua ini, apa sih satu pelajaran paling 'jleb' dari para ulama buat kamu?
Sikap moderat apa (misal: lebih sabar dengerin orang beda pendapat, nggak gampang nge-judge, mau kenal budaya lain) yang paling PINGIN kamu latih mulai minggu ini?
Bagaimana keteladanan ulama (sederhana, gigih, sabar, damai) bisa kita tiru sebagai pelajar?
Apa rencana kalian di masa depan setelah mempelajari materi ini?
Tuliskan jawaban kalian pada kolom komentar postingan Poster Digital masing-masing yang telah kalian unggah di grup FB Ruang Belajar PAI. Tulis ulang pertanyaannya ya, setiap satu pertanyaan langsung dituliskan jawabannya.
MENGAPA INI PENTING UNTUK DILAKUKAN
Biar ilmunya nggak cuma di kepala, tapi meresap ke hati dan jadi niat baik. Kita saling menguatkan untuk jadi pribadi yang lebih bijak, toleran, dan cinta damai, persis seperti yang dicontohkan para ulama hebat kita.
Pada akhirnya kalian sampai pada sesi akhir langkah pembelajaran pada materi bab 8 ini. Kalian akan menjawab pertanyaan untuk menguji pemahaman dan pengetahuan masing-masing. Oya, tes kompetensi ini sifatnya wajib diikuiti oleh peserta didik yang telah menyelesaikan seluruh aktiitas belajar dengan langkah pembelajaran alur MODERAT (kecuali alur T yang saat ini sedang diakses). Beberapa hal yang perlu kalian perhatikan adalah:
Tes ini juga berfungsi sebagai penilaian harian atau ulangan harian
Silakan minta token pada guru pengajar untuk mengakses soal tes kompetensi. Pastikan kalian telah menyelesaikan seluruh aktivitas belajar dan penugasan materi bab 8 pada alur M-O-D-E-R-A
Tidak membagikan token kepada orang lain yang tidak berhak karena penilaian didasarkan pada ketuntasan penugasan pada alur belajar
Siap mengikuti tes kompetensi? Silakan akses soal kalian DI SINI
MENGAPA INI PENTING UNTUK DILAKUKAN?
Saatnya lihat sejauh mana 'ilmu' para wali dan semangat moderasi ini udah nyantol di pemahaman kita. Ini jadi feedback penting buat proses belajar kita selanjutnya
"Kobarkan rasa ingin tahu dalam dirimu! Biarkan ia menjadi kompas yang memandumu melampaui batas buku teks. Semangat belajar sejati lahir dari pertanyaan 'mengapa' dan 'bagaimana', membuka pintu menuju inovasi tak terduga."